Detail Poin
Poin 1 dari 47
Mindset Bisnis Apotek

Mengapa Bisnis Apotek Menarik

1. Barang Dagangan yang Kadaluarsanya panjang.

Tidak seperti makanan, obat adalah barang dagangan yang kadaluarsanya bisa bertahun tahun dan bahkan sebagian perusahaan farmasi  mempersilahkan apotek untuk menukar obat yang hampir kadaluarsa dengan obat baru yang masih jauh kadaluarsanya 

Praktis bisa disebut  tanpa kadaluarsa

 

2. Beli obat hanya di awal saja, setelahnya kredit atau pinjam 

100 % distributor farmasi menerapkan sistem kredit untuk apotek apotek yang menjadi pelanggan mereka. Hal inilah yang menjadi keuntungan apotek apotek yang ada di Indonesia. Kita sebagai pengusaha apotek hanya membayar 3 faktur pertama dan selanjutnya bisa pinjam obat obatan dari distributor dengan plafon bertingkat. 
Bahkan ada sebagian distributor yang sejak awal berdiri apotek memberikan kredit tanpa harus belanja cash terlebih dahulu. tentu saja dengan harga beli yang relatif lebih tinggi dari distributor lainnya.

boleh disebut Modal Jualan disediakan oleh Distributor Farmasi

 

3. Izin Apotek Berlaku Seumur hidup.

Ya, anda tidak salah dengar. sejak tahun 2023, Izin Apotek berlaku seumur hidup selama apotek tetap beroperasi tidak merubah nama dan tidak meninggalkan lokasi yang disetujui saat awal izin apotek diterbitkan 

Anda cukup sekali menerbitkan izin Apotek tanpa harus memperpanjang 

 

4. Ribuan Item Obat dengan HET (harga jual) berkali kali lipat harga Modal 

kalau anda sering mendengar jualan kuliner itu bisa jual 3 kali harga bahan makanan, di obat obatan juga sama. tergantung Anda memilih merk obat yang akan anda promosikan untuk dibeli konsumen. contoh obat batuk Genbrox sirup, dari distributor anda bisa mendapatkan dengan harga Rp. 5000,- lalu HET Rp. 22.000,-.
Anda bisa menjual Genbrox mulai dari Rp. 5.001 sd 22.000. Semua produk obat yang beredar di Indonesia berkualitas dan berada dibawah pengawasan BPOM. Tidak seperti sepatu yang beda merk, maka kualitas pasti beda karena tidak punya standarisasi dari organisasi pembuat sepatu

Tidak ada merk obat yang disebut KW, semua berkualitas dijamin oleh BPOM

 

5. Omzet Apotek tidak ditentukan ukuran luasnya Apotek

kalau anda bisnis retail seperti makanan, kebutuhan harian, maka omzet usaha bergantung kepada luas usaha yang anda buat. Tapi tidak dengan Apotek. Omzet itu tergantung kreasi dari anda sebagai Manager apotek. dimana anda mau entry market atau hanya sekedar menunggu datangnya pengunjung. Kalau anda berada di komunitas yang tepat, serum untuk mencerahkan wajah dengan modal Rp. 30.000,- bisa anda jual dengan harga Rp. 300.000,-.
Banyak Apotek dengan omzet miliaran sebulan tidak dengan ukuran fisik yang luas, tapi produk yang sesuai dengan kebutuhan komunitas yang mereka masuki.
Sesuai data yang kami miliki, setidaknya ada 2 apotek di jakarta barat dengan omzet lebih dari 1,5 miliar perbulan. tepatnya di area Puri Indah. Sedangkan luas tanahnya tidak lebih dari 60 m2 dan luas bangunan 120 m2 (ruko 2 tingkat).
Bekasi Kota juga seperti itu, belasan Apotek lebih dari 2 miliar sebulan dan bukan apotek grosir seperti pramuka
Artinya Omzet tidak mengikuti luas fisik, tapi mengikuti  konsep bisnis yang kita buat.

Omzet mengikuti kearah mana konsep apotek yang anda bangun

 

6. Gaji Karyawan yang Relatif Terjangkau

Di Indonesia, Apotek termasuk kategori usaha mikro, dengan modal dibawah 1 miliar sesuai dengan ketentuan OSS terbaru tahun 2026. Usaha mikro tidak mensyaratkan gaji harus sesuai dengan aturan undang undang ketenagakerjaan. Sesuai kesepakatan antara pemberi upah dan penerima upah. Jadi, pada prakteknya, gaji karyawan di Apotek bisa jauh dibawah Upah Minimum Regional dari kota yang telah ditetapkan. 

Beruntunglah pengusaha apotek di Indonesia yang bisa mempekerjakan karyawan tanpa harus sesuai dengan undang undang ketenagakerjaan

 

7. Bergesernya pola penyakit dari infeksi ke Kronis

Sebelum tahun 2010, penyakit infeksi mendominasi, sehingga stok obat sulit di prediksi. Namun setelah tahun 2010, penyakit kronis meledak seiring dengan peningkatan teknologi dalam menyebarkan gaya hidup. Kanker, stroke, Diabetes, Atherosklerosis, Gerd, Hipertensi, Asam urat dan masih banyak lagi menambah daftar obat rutin yang bisa disediakan dan pasti terjual di Apotek.

Pengusaha apotek bisa memprediksikan obat obat yang rutin akan di order oleh konsumen saat ini.

 

 

Kesimpulan :

Usaha Apotek adalah usaha yang sangat menarik dengan Modal yang Relatif terjangkau dan Hasil Optimal

Cubit untuk zoom • Geser untuk pindah • Ketuk 2x untuk zoom cepat